Pertama-tama, penulis ingin mengucapkan Minal 'Aidzin Wal Fa'idzin, Mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan penulis baik secara lisan,perasaan,maupun perbuatan. Ada baiknya selama kita ditempa mengendalikan hawa nafsu selama satu bulan ini berbekas di 11 bulan kemudian. Memang benar ya, apa yang diucapkan Pak Ali Mustafa Yakub, bahwa "Ramadlan kali ini hanyalah SEREMONIAL dan FORMALITAS belaka". Ya, memang benar. Kita hanya mengendalikan hawa nafsu makan dan minum saja. Tanpa bisa mengendalikan hawa-hawa nafsu kita yang lain. Misalnya saja, nafsu amarah. Tidak bisa menjaga perkataan,pandangan,pendengaran. Hadeuh, hehehe :D.
Di part 3 ini ane gak akn banyak ngomong -_-" ! Ane akan mencoba menukil salah satu ayat di dalam Al-Qur'an,
"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirmu sendiri"
(TQS. Al-Isra:7)
Masa depan kita dapat diprediksi dari perbuatan kita di masa sekarang. Jika kita sering berbuat baik, maka tentu balasannya pun tidak akan jauh dari itu. Dan sebaliknya. Jika kita sering berbuat jahat, maka tentu balasannya pun tidak akan jauh dari itu. So, ayo siapa yang mau menggoreskan tinta emas dalam Sejarah Kehidupannya masing-masing ^_^ ? and, tong hilap. Turunkan Ego, Maklumi Orang Lain